CODE NAME: UNTARA

Hanya Sebuah Catatan Kecil … Jejak Yang Tertinggal Di Ranah Digital

19 Syawwal Waktu Itu, 3 November Saat Ini

sudah ada 2 komentar

airmataHari ini, beberapa puluh tahun yang lalu. Di hari Ahad, awal minggu permulaan hari ketika adzan subuh berkumandang, di antar oleh gerimis hujan yang menyejukkan, jiwamu di antarkan untuk menghadapi ujian kehidupan dunia.

Mereka dengan indahnya bercerita “Bukan tangismu yang pertama kali memecah keheningan pagi, engkau bersin .. ya engkau bersin … sehingga semua orang yang membantu perjuangan jihad ibumu berebut mewakili dirimu untuk mengucap ALHAMDULILLAAH, puji dan syukur kepada ALLAH … ”

Hari ini, satu tahun lagi berlalu dalam kehidupanmu, semakin dekat dirimu kepada  janji yang HAQ, janji yang akan selalu ditepatiNYA. Semakin dekat dirimu menuju akhir perjalanan di dalam dunia ini, untuk kembali kepadaNYA.

Wahai engkau yang hidup dengan nafsu bergejolak, hisablah dirimu sendiri! Apa saja kerusakan dan ke dzhaliman yang telah engkau lakukan, sudahkah engkau memohon ampun kepadaNYA?

Wahai jiwa, yang telah disematkan nama indah padamu. Apakah kelak engkau akan bisa berbangga dengan nama indahmu di hadapanNYA. Apa saja yang telah engkau lakukan di dunia ini agar kelak DIA akan memanggil namamu dengan panggilan yang penuh kasih dan sayang?

Wahai diri, yang berkelana di bumi ALLAH. Sudahkah engkau membuat beberapa tempat di bumi ini berbangga hati karena telah kau letakkan keningmu pada mereka untuk bersujud ikhlas kepada TUHANmu?

Yaa ALLAH, AR RAHMAAN AR RAHIIM. Demi Nama NamaMU yang HAQ! Ampuni dosa kedua orang tua kami. Rahmati dan kasihi mereka dengan Cinta dan RidhaMU ….

Yaa TUHAN kami, janganlah ENGKAU jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah ENGKAU beri petunjuk kepada kami, karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisiMU, karena hanya ENGKAU lah yang Maha Memberi.

Yaa TUHAN kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah semua dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. Jadikanlah kami termasuk ke dalam golongan mereka; mereka  yang sabar, mereka yang membenarkanMU, mereka yang menafkahkan hartanya di jalanMU dan mereka yang selalu berpagi pagi untuk memohon ampunanMU.


Written by Untara

November 3rd, 2009 at 12:01 am

Posted in Percikan

Tagged with , ,

2 Responses to '19 Syawwal Waktu Itu, 3 November Saat Ini'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to '19 Syawwal Waktu Itu, 3 November Saat Ini'.

  1. [...] 19 Syawwal Waktu Itu, 3 November Saat Ini Hari ini, beberapa puluh tahun yang lalu. Di hari Ahad, awal minggu permulaan hari ketika adzan subuh berkumandang, di antar oleh gerimis hujan yang menyejukkan, jiwamu di antarkan untuk menghadapi ujian kehidupan dunia. Mereka dengan indahnya bercerita “Bukan tangismu yang pertama kali memecah keheningan pagi, engkau bersin .. ya engkau bersin … sehingga semua orang yang [...] AKPC_IDS += "12619,";Popularity: unranked [?] [...]

  2. waht is the language above?
    rebecca chan’s last publication …. Car dvd player can play the role of a CD player My ComLuv Profile

    rebecca chan

    10 Nov 09 at 2:41 pm

Leave a Reply