31 Jan 2010 @ 4:07 PM 

Mengeluh atau berkeluh kesah. Kita semua pasti pernah atau bahkan sering mengeluh, saya pribadi juga pernah (sering .. hahaha) mengeluh. Aktifitas sengaja atau tidak dilakukan ketika menemukan apa yang kita harapkan, atau apa yang kita inginkan tidak berjalan sesuai dengan rencana, entah itu sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan, karir pekerjaan, urusan rumah tangga atau cinta dan lain lain.

Mengapa saya tiba tiba mempublikasikan artikel ini? Tidak lain karena akhir akhir ini saya ‘melihat dan mendengar’ banyak sekali orang mengeluh. Dalam kehidupan sehari hari – baik itu ‘di dunia nyata’ dan juga ‘dunia maya internet’. Tiba tiba saja saya merasa jengah, tiba tiba saja saya merasa muak mendengarkan dan melihat keluhan keluhan baik itu yang terdengar di telinga atau yang terlihat ‘mejeng’ di tembok tembok status update situs social networking seperti facebook dan sebangsanya. Pukulan terberatnya adalah akhirnya saya sadar “mungkin inilah yang dirasakan orang lain ketika mendengar atau melihat keluhan saya …. “

More »

Posted By: Untara
Last Edit: 06 Feb 2010 @ 03:17 AM

EmailPermalinkComments (6)
Tags
 30 Jan 2010 @ 1:38 AM 

Belajar Leadership Dari Muhammad Rasulullah:

Menjelang Perang Badar. Sebuah perang yang menentukan tetap tegaknya kalimat tauhid di muka bumi, sebuah perang antara sejumlah kecil pasukan muslim dari kota Madinah melawan sejumlah besar pasukan penyembah berhala dari kota Mekkah!

Muhammad Rasulullah memutuskan agar pasukan Muslim gabungan antara kaum Anshar dan Muhajirin berhenti di sebuah mata air, seorang  sahabat Anshar, Hubab Bin Mundhir maju dan bertanya dengan ‘nada’ agak sungkan “Wahai Rasulullah, apa alasan tuan berhenti di tempat ini? Kalau memang ini adalah perintah dari ALLAH, kami tidak akan maju atau mundur setapakpun dari tempat ini. Ataukah ini hanya sekedar pendapat tuan sendiri dan hanya sebagai sebuah taktik perang?”. Jika dilihat dari pertanyaannya, terlihat jelas Hubab Bin Mundhir ‘merasa’ tidak setuju dengan keputusan Rasulullaah untuk berhenti di tempat itu. Hanya saja, karena manusia yang ‘diprotes’ ini adalah manusia pilihan utusan ALLAH, tentu sahabat Hubab harus ‘agak berhati hati’ karena siapa tahu keputusan untuk berhenti itu adalah perintah langsung dari ALLAH ;)

More »

Posted By: Untara
Last Edit: 30 Jan 2010 @ 01:53 AM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
 17 Jan 2010 @ 2:12 AM 

Smooth Marketing By Femi Khirana Andre

Apa yang baru? Teman Facebook saya – Femi Khirana – baru saja mempublikasikan eBook terbarunya yang berjudul SMOOTH MARKETING.

Agak kaget juga, karena yang saya tahu mbak Femi itu seorang penulis ber-genre Fiction .. ternyata jago juga menulis Non Fiction :)

Untuk info lebih lanjut, bisa dilihat di Private ePublishing saya (cieh!!)

…. atau langsung saja melompat ke blog mbak Femi di

http://smoothmarketing.femikhirana.com/?p=46

Download Gratis!

Posted By: Untara
Last Edit: 17 Jan 2010 @ 02:14 AM

EmailPermalinkComments (9)
Tags
 09 Jan 2010 @ 8:08 PM 

challenge Apa yang membuat seseorang sukses? Karena skill atau kemampuan yang dia miliki? Karena dukungan atau support dari orang orang yang ada di sekitarnya?

Banyak orang yang memiliki skill lebih, mendapatkan dukungan dari orang orang yang ada di sekitarnya, tapi toh dia tetap tidak berubah dari keadaannya yang sekarang, apa yang kurang? keinginan dan Keberanian. Yup! Keinginan dan Keberanian untuk mengambil sebuah tantangan, kembali kepada diri masing masing apa kita memiliki keinginan dan keberanian untuk mengambil satu langkah atau lompatan untuk maju ke depan.

Tantangan adalah sebuah unsur penting yang harus ada di dalam setiap aspek kehidupan ini, tanpa adanya tantangan maka hidup ini akan berjalan begitu begitu saja, konstan dan membosankan.

Ada sebuah quote yang mengatakan “Heroes arise from the ashes of war … “ Para pahlawan muncul karena situasi yang kacau, mereka berani maju dan bertindak mengatasi kemelut dan kemudian tampil sebagai pahlawan yang namanya melegenda.

More »

Posted By: Untara
Last Edit: 09 Jan 2010 @ 08:14 PM

EmailPermalinkComments (1)
Tags
Categories: Equilibrium
 01 Jan 2010 @ 12:01 AM 

skieslight Ini Tahun Baru. Kata orang bumi tempat kita berpijak dan hidup ini baru saja menyelesaikan tugasnya mengitari matahari sebagai pusat tata surya, kembali ke posisi semula dan kemudian memulai lagi ‘thawaf’nya. Ah, hanya ALLAH Yang Maha Tahu, telah berapa kali bumi ini melakukan ‘ibadah’ rutinnya itu .. jutaan kali? milyaran kali? Ah, dan hanya ALLAH Yang Maha Berkehendak untuk tiba tiba saja ‘menghentikan’ rutinitas bumi ini.

Ini Tahun Baru. Dan ketika hampir setiap orang di bumi Indonesia ini bersiap siap merayakannya, ALLAH  tiba tiba saja mempublikasikan sebuah kejadian … DIA panggil seorang manusia ciptaannya untuk kembali pulang ke kerajaan-NYA. Abdurrahmaan Wahid atau Gus Dur, sesosok manusia yang dipuji, dikagumi sebagian besar orang dan juga dibenci, dihujat .. dianggap aneh karena pola pikirnya yang kadang susah untuk dipahami. Selamat Jalan Gus! Janji Yang HAQ telah sampai kepadamu .. Semoga ALLAH memberikan ridhaNYA kepadamu, mengampuni semua dosamu di dunia … Amiin!

Ini Tahun Baru. Seharusnya kita bisa mengambil hikmah, seperti halnya bumi yang kembali menjalani rutinitasnya sesuai dengan hukum ALLAH. Seperti halnya Gus Dur yang harus menerima hukum ALLAH untuk berhenti menjalani kehidupannya di bumi ini. Tidak Ada Daya Dan Upaya Kecuali Dengan Izin Dan Pertolongan Dari ALLAH.

Ini Tahun Baru. Ketika hampir semua manusia tidak peduli agama, suku, dan bangsa memilih berhura hura dan pesta pora, meniup terompet, menari nari dan bersorak sorak … dengan bangganya mereka meniru dan memplagiat habis habisan kebudayaan barbar emperium Romawi kuno. Pesta pora bak menyambut kedatangan Centurions dan Praetorians yang baru saja membantai habis warga satu kota jajahan.

Ini Tahun Baru. Aku melihat .. sebagian kecil kelompok orang yang menyendiri dan memisahkan diri dari keramaian. Aku melihat warga Nadhliyin duduk tertunduk membaca Yasiin dan Tahlil, derai urai air mata doa mereka kehilangan seorang pemimpin. Di sisi lain aku melihat, sebagian teman temanku yang baru saja merayakan Natal lebih memilih untuk berkumpul dan berlutut di sekeliling Altar Gereja mereka.  Dan aku tersentak mendengar sesuatu yang telah lama terlupakan … dengung senandung doa pengharapan, isak tangis kesedihan, ratapan muhasabah dan permohonan ampun melayang menembus angkasa .. aku melihat pilar pilar cahaya dari mereka yang menyendiri menjulang ke langit tingkat tujuh … di antara ledakan cahaya kembang api, di antara hingar bingar suara terompet, suara tawa dan tingkah polah bak orang kehilangan akal.

Yaa ALLAH, terima kasih atas petunjuk yang ENGKAU berikan! Sekarang aku mengerti dan memilih untuk bersama mereka yang menyendiri … bersunyi sunyi untuk bertemu denganMU.

Posted By: Untara
Last Edit: 01 Jan 2010 @ 03:46 PM

EmailPermalinkComments (2)
Tags
Categories: Percikan

 Last 50 Posts
Change Theme...
  • Users » 2
  • Posts/Pages » 78
  • Comments » 218
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife « Default
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

Prologue



    No Child Pages.

Link Directory



    No Child Pages.