<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CODE NAME: UNTARA &#187; Untara</title>
	<atom:link href="http://www.untara.com/author/Didin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.untara.com</link>
	<description>Nooruddien Muhammady - In Business And Everyday Life</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Sep 2010 16:03:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Ied Mubarak 1431 H</title>
		<link>http://www.untara.com/2010/09/06/ied-mubarak-1431-h/</link>
		<comments>http://www.untara.com/2010/09/06/ied-mubarak-1431-h/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2010 16:03:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Untara</dc:creator>
				<category><![CDATA[X-Arsip]]></category>
		<category><![CDATA[e-card]]></category>
		<category><![CDATA[iedul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Mohon Maaf Lahir Dan Bathin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.untara.com/?p=1303</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://i876.photobucket.com/albums/ab328/untara/iedl.gif" alt="" width="500" height="350" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.untara.com/2010/09/06/ied-mubarak-1431-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andakah Penyebar Virus Depresif?</title>
		<link>http://www.untara.com/2010/09/04/andakah-penyebar-virus-depresif/</link>
		<comments>http://www.untara.com/2010/09/04/andakah-penyebar-virus-depresif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 16:25:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Untara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[lebay]]></category>
		<category><![CDATA[news feed]]></category>
		<category><![CDATA[timeline]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[update status]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.untara.com/?p=1296</guid>
		<description><![CDATA[Facebook, Twitter dan sebangsanya memang telah memberikan kemudahan kepada kita untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain &#8211; baik itu orang orang yang sebelumnya tidak kita kenal atau teman teman lama yang telah kita kenal dalam kehidupan sehari hari. Setiap hari selalu kita sempatkan mata untuk &#8216;memandangi&#8217; dan memperhatikan News Feeds atau Timelines milik &#8216;teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://i876.photobucket.com/albums/ab328/untara/people-network.jpg" alt="" width="200" height="200" />Facebook, Twitter dan sebangsanya memang telah memberikan kemudahan kepada kita untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain &#8211; baik itu orang orang yang sebelumnya tidak kita kenal atau teman teman lama yang telah kita kenal dalam kehidupan sehari hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap hari selalu kita sempatkan mata untuk &#8216;memandangi&#8217; dan memperhatikan News Feeds atau Timelines milik &#8216;teman teman&#8217; kita &#8211; tidak mau ketinggalan kita juga ikut melakukan aktifitas walling atau &#8216;nembok&#8217;, mempublikasikan &#8216;kicauan&#8217; kita membanjiri Internet &#8211; mulai dari update tentang informasi terkini yang sedang terjadi, update informasi untuk berbagi ilmu, update status bernuansa iklan sampai dengan update bernuansa depresif.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1296"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ahh, Social Networking memang memberikan kesempatan seluas luasnya sebagai media yang memuaskan dahaga manusia untuk &#8216;eksis&#8217; &#8211; ingin dirinya diperhatikan, menjadi terkenal dan juga &#8216;didengar&#8217; suaranya oleh orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Seringkali kita terjebak dengan &#8216;kebebasan&#8217; ini, sering kita merasa terlalu bebas untuk mengekspresikan diri di hadapan orang lain &#8211; sering kita lihat update status yang .. ehemm .. &#8216;rada aneh&#8217;  &#8211; seperti misalnya; dengan semena mena membongkar kelemahan atau bahkan membuka aib diri sendiri (parahnya &#8211; aib orang lain). Sering kita lihat atau mungkin kita sendiri hobi melakukan update status seperti &#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Aduh, hari yang benar benar menjengkelkan&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Badanku lemes .. capek kuadrat&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Aku sakit perut&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Huhuhu .. hidungku mampet, sengsaranya jika kena flu&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Oh Cinta, mengapa kau tinggalkan aku&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Sebel sama kamu &#8230; &#8220;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;sebel sama istriku .. hobi shopping melulu&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;sebel sama suamiku .. hobi molor melulu&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Ugghh &#8230; sebel sebel sebel dan seterusnya&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Halah .. alangkah depresifnya &#8230; memang sah sah saja dan menjadi hak setiap orang untuk menyebarkan &#8216;informasi&#8217; apa saja di Internet. Tidak ada larangan untuk itu &#8211; bahkan ada yang mengatakan, mengungkapkan hal hal seperti itu bisa membuat &#8216;jiwa menjadi sehat&#8217; &#8211; daripada disimpan sendiri dan membuat sesak di dada mending dikeluarkan saja, ya kan? Tapi tahukah, bahwa semua yang kita publikasikan itu bisa mempengaruhi orang lain? Orang orang yang kebetulan berada di dalam jaringan pertemanan kita?</p>
<p style="text-align: justify;">Tahukan anda bagaimana virus menular? Dalam dunia IT misalnya, mereka yang berkutat dalam seluk beluk jaringan komputer tentu akan paham, jika salah satu komputer yang tersambung dalam sebuah jaringan terinfeksi sebuah virus komputer, maka komputer komputer lain yang berada di dalam jaringan tersebut juga akan beresiko untuk terinfeksi virus yang sama. Sama halnya dalam dunia medis, kita mengetahui bahwa wabah virus bisa menyebar melalui udara, sentuhan fisik dan lain lain &#8211; gampangnya jika salah seorang anggota keluarga terkena flu misalnya, &#8211; maka bisa dipastikan anggota keluarga lainnya juga akan terkena flu.</p>
<p style="text-align: justify;">Social Networking adalah sebuah &#8216;jaringan&#8217; manusia, di mana manusia saling terhubung satu sama lain &#8211; sadar atau tidak berusaha saling mempengaruhi &#8216;pikiran&#8217; manusia lainnya. Kita berbicara tentang sugesti atau pola pikir, sesuatu yang bergerak di alam bawah sadar untuk menjadi sebuah pembenaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika anda melakukan update status yang bersifat depresif seperti misalnya &#8220;Capek bener hari ini, badan lemes, kerjaan numpuk .. Bete Habis!&#8221; &#8211; dan kemudian seorang teman anda membaca update status tersebut, apa yang bisa terjadi? Teman anda yang sebelum membaca status itu sedang &#8216;sehat wal afiat bin bahagia&#8217;, bisa mendadak berpikiran sama tentang hari yang sedang dilaluinya&#8217;. Ketika update status anda terbaca olehnya, kata kata depresif tersebut membentuk sebuah pola pikir dalam dirinya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Iya sama. Kerjaan gue juga numpuk. Capee deh&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Haaa! satu orang teman yang semula enjoy dengan keadaannya tiba tiba menjadi sama depresifnya dengan anda .. bagaimana jika tidak hanya satu orang teman? bagaimana jika banyak teman yang juga membaca update status depresif tersebut dan kemudian mengalami hal yang sama?</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;</p>
<p style="text-align: justify;">Yup! Sekali lagi, adalah hak setiap orang untuk &#8216;mencurahkan&#8217; dan membanjiri Internet dengan semua unek unek yang ada di dalam pikirannya. walau tentu saja sangat bijaksana jika tidak mempergunakan kebebasan tersebut secara berlebihan, betul?</p>
<p style="text-align: justify;"><em>*Ehm .. saya yang menuliskan posting ini bukanlah seorang psikolog atau pakar dalam ilmu hubungan antar manusia, jadi mohon maaf apabila yang saya tuliskan ini tidak benar atau bahkan menyinggung perasaan beberapa orang yang hobi berlebay alay alay bin ababil (ABG labil) .. hehehhehe &#8230; sreseeett! *kabur ahhh .. banyak yang melototin dan pengen cekek saya*</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Credits: image for this posting was taken from <a href="http://www.jmorganmarketing.com/collaboration-in-2-0-enterprise/" target="_blank">JMORGANMARKETING</a></em><em>.</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Kawan, setelah membaca jangan lupa tinggalkan komentar, ya! Thank you! Jangan lupa juga untuk daftarkan web atau blog yang anda miliki  agar tampil di blog jelek ini. <strong><a href="http://www.untara.com/daftarkan-web-anda/">Silahkan klik di sini untuk mendaftar! </a></strong>Gratis koq <img src='http://www.untara.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.untara.com/2010/09/04/andakah-penyebar-virus-depresif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Websiteku Rumahku, Jejaring Sosial Tempat Nongkrongku</title>
		<link>http://www.untara.com/2010/08/31/websiteku-rumahku-jejaring-sosial-tempat-nongkrongku/</link>
		<comments>http://www.untara.com/2010/08/31/websiteku-rumahku-jejaring-sosial-tempat-nongkrongku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 18:15:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Untara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[social networking]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.untara.com/?p=1270</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu salah satu account twitter yang saya follow @the_marketeers melakukan update status yang cukup menggelitik untuk disimak &#8220;websites go to hell&#8221; diikuti dengan tautan menuju ke sebuah artikel yang berjudul &#8220;Do we still need websites?&#8221; &#8211; sang penulis artikel Pete Blackshaw membahas sebuah fenomena yang sering dibicarakan oleh orang baik dari kalangan bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu lalu salah satu account twitter yang saya follow <a href="http://twitter.com/the_marketeers" target="_blank"><strong>@the_marketeer</strong></a><a href="http://twitter.com/the_marketeers" target="_blank"><strong>s</strong></a> melakukan update status yang cukup menggelitik untuk disimak<strong> &#8220;websites go to hell&#8221;</strong> diikuti dengan tautan menuju ke sebuah artikel yang berjudul <strong><a href="http://adage.com/cmostrategy/article?article_id=145351" target="_blank">&#8220;Do we still need websites?&#8221;</a></strong> &#8211; sang penulis artikel <strong>Pete Blackshaw</strong> membahas sebuah fenomena yang sering dibicarakan oleh orang baik dari kalangan bisnis atau orang awam sekalipun &#8211; sebuah fenomena yang bernama social networking atau jejaring sosial &#8211; sebuah perkembangan teknologi informasi yang sedang mengalami masa puncak kejayaan di Internet saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita semua mengenal Facebook, Twitter dan berbagai macam situs situs serupa yang memungkinkan seseorang untuk saling &#8216;berhubungan dengan orang lain. Jika dulu situs situs semacam ini hanya dipergunakan sebagai sebuah media untuk mencari &#8216;teman baru&#8217; atau berkomunikasi dan berhubungan kembali dengan teman lama yang telah terpisah, maka saat ini kita melihat penggunaan situs situs jejaring sosial telah juga merambah ke bidang bisnis. Tidak sedikit kita lihat pengguna situs jejaring sosial &#8211; baik itu individu ataupun perusahaan perusahaan &#8211; menggunakan berbagai macam fasilitas yang ada dalam situs situs tersebut untuk memasarkan dan menawarkan produk atau jasa yang mereka miliki. Anda tentu paham dengan maksud saya, tak sedikit stream news yang ada di dalam account Facebook atau timeline account twitter kita yang bernuansa &#8216;iklan&#8217; <img src='http://www.untara.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1270"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jaman dulu, sebelum jejaring sosial semeriah sekarang &#8211; memiliki sebuah website dengan alamat atau nama domain yang sesuai dengan &#8216;pencitraan bisnis&#8217; yang sedang dijalankan adalah seperti menjadi sebuah &#8216;keharusan&#8217; &#8211; jika ingin bisnis tersebut dikenal oleh orang lain. Kita telah mengalami masa &#8216;DOT COM&#8217; di mana banyak orang yang berlomba lomba memiliki nama domain untuk websitenya sendiri, lalu bagaimana dengan sekarang?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya pernah menanyakan alamat website &#8216;perusahaan pribadi&#8217; kepada seorang teman pebisnis online yang menawarkan produknya kepada saya melalui Facebook dan jawabannya adalah &#8220;saya tidak memiliki website untuk bisnis ini, saya hanya menggunakan Facebook, anda bisa melihat gambar produk dan juga detailsnya melalui fasilitas album photo yang ada di account Facebook saya&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Wow, tentu saja saya tidak menyalahkan teman pebisnis itu &#8211; dan memang sah sah saja! Internet dan jejaring sosial &#8211; dengan berbagai macam fasilitasnya memang diciptakan untuk memberi kemudahan kepada siapa saja untuk melakukan apa saja &#8211; untuk berbisnis sekalipun. Teman pebisnis saya itu tentu tidak sendiri, banyak orang lain yang juga melakukan hal sama &#8211; beberapa perusahaan besar pun juga terlihat gencar melakukan &#8216;promosi&#8217; melalui situs situs jejaring sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan kembali kepada pertanyaan &#8220;Masihkah kita perlu memiliki website?&#8221; maka jawabannya tentu kembali kepada diri kita masing masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan segala macam fasilitas dan kemudahan yang ada saat ini, kegiatan promosi atau pemasaran bisa dilakukan dengan biaya seminim mungkin, teman saya itu misalnya &#8211; dia memangkas biaya untuk &#8216;menyewa&#8217; sebuah alamat domain plus biaya webhosting untuk bisnis yang sedang dijalankannya secara online itu. Cukup dengan memanfaatkan semua fasilitas yang ada di Facebook, dia bisa memasarkan produk miliknya kepada banyak orang dan dengan berbagai macam strategi yang dia terapkan, saya rasa dia telah berhasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu bagaimana menurut saya? Hmm .. saya rasa saya toh masih setuju jika kita tidak bisa begitu saja menghilangkan peran website milik sendiri sebagai media untuk berbisnis. Kita masih membutuhkannya, karena di sinilah tempat kita bisa &#8216;berkreasi&#8217; sesuai dengan keinginan. Menurut saya, ada semacam &#8216;sense of business belonging&#8217; yang tidak bisa kita dapatkan jika hanya bergantung 100% kepada Facebook</p>
<p style="text-align: justify;">Saya lebih suka mengatakan, Website atau Blog milik sendiri &#8211; entah itu untuk kepentingan bisnis ataupun bukan &#8211; adalah sebuah rumah atau kantor virtual, sedangkan situs situs jejaring sosial itu adalah tempat &#8211; seperti cafee, mall, business center &#8211; di mana kita bertemu orang orang baru, sekedar berkenalan ataukah menjalin sebuah hubungan bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Sama seperti rumah atau kantor yang ada dalam kehidupan sehari hari, website milik sendiri adalah tempat di mana kita menerima &#8216;para tamu&#8217; yang diundang untuk datang berkunjung setelah bertemu di situs situs jejaring sosial.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Welcome to my home dude! Ehm .. blog atau web nya situ belum keren kalo belum didaftarin <strong><a href="http://www.untara.com/daftarkan-web-anda/">di sini</a>! </strong>Cepetan daftar awas kalo ga!?! hehehe</p>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Postingan Senada Yang Asyik Untuk Di Baca: </strong><strong><a href="http://femikhirana.com/archives/1683" target="_blank">Noters Atau Bloggers Dalam Tempurung</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.untara.com/2010/08/31/websiteku-rumahku-jejaring-sosial-tempat-nongkrongku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
