Apa yang membuat seseorang sukses? Karena skill atau kemampuan yang dia miliki? Karena dukungan atau support dari orang orang yang ada di sekitarnya?
Banyak orang yang memiliki skill lebih, mendapatkan dukungan dari orang orang yang ada di sekitarnya, tapi toh dia tetap tidak berubah dari keadaannya yang sekarang, apa yang kurang? keinginan dan Keberanian. Yup! Keinginan dan Keberanian untuk mengambil sebuah tantangan, kembali kepada diri masing masing apa kita memiliki keinginan dan keberanian untuk mengambil satu langkah atau lompatan untuk maju ke depan.
Tantangan adalah sebuah unsur penting yang harus ada di dalam setiap aspek kehidupan ini, tanpa adanya tantangan maka hidup ini akan berjalan begitu begitu saja, konstan dan membosankan.
Ada sebuah quote yang mengatakan “Heroes arise from the ashes of war … “ Para pahlawan muncul karena situasi yang kacau, mereka berani maju dan bertindak mengatasi kemelut dan kemudian tampil sebagai pahlawan yang namanya melegenda.
Ini Tahun Baru. Kata orang bumi tempat kita berpijak dan hidup ini baru saja menyelesaikan tugasnya mengitari matahari sebagai pusat tata surya, kembali ke posisi semula dan kemudian memulai lagi ‘thawaf’nya. Ah, hanya ALLAH Yang Maha Tahu, telah berapa kali bumi ini melakukan ‘ibadah’ rutinnya itu .. jutaan kali? milyaran kali? Ah, dan hanya ALLAH Yang Maha Berkehendak untuk tiba tiba saja ‘menghentikan’ rutinitas bumi ini.
Ini Tahun Baru. Dan ketika hampir setiap orang di bumi Indonesia ini bersiap siap merayakannya, ALLAH tiba tiba saja mempublikasikan sebuah kejadian … DIA panggil seorang manusia ciptaannya untuk kembali pulang ke kerajaan-NYA. Abdurrahmaan Wahid atau Gus Dur, sesosok manusia yang dipuji, dikagumi sebagian besar orang dan juga dibenci, dihujat .. dianggap aneh karena pola pikirnya yang kadang susah untuk dipahami. Selamat Jalan Gus! Janji Yang HAQ telah sampai kepadamu .. Semoga ALLAH memberikan ridhaNYA kepadamu, mengampuni semua dosamu di dunia … Amiin!
Ini Tahun Baru. Seharusnya kita bisa mengambil hikmah, seperti halnya bumi yang kembali menjalani rutinitasnya sesuai dengan hukum ALLAH. Seperti halnya Gus Dur yang harus menerima hukum ALLAH untuk berhenti menjalani kehidupannya di bumi ini. Tidak Ada Daya Dan Upaya Kecuali Dengan Izin Dan Pertolongan Dari ALLAH.
Ini Tahun Baru. Ketika hampir semua manusia tidak peduli agama, suku, dan bangsa memilih berhura hura dan pesta pora, meniup terompet, menari nari dan bersorak sorak … dengan bangganya mereka meniru dan memplagiat habis habisan kebudayaan barbar emperium Romawi kuno. Pesta pora bak menyambut kedatangan Centurions dan Praetorians yang baru saja membantai habis warga satu kota jajahan.
Ini Tahun Baru. Aku melihat .. sebagian kecil kelompok orang yang menyendiri dan memisahkan diri dari keramaian. Aku melihat warga Nadhliyin duduk tertunduk membaca Yasiin dan Tahlil, derai urai air mata doa mereka kehilangan seorang pemimpin. Di sisi lain aku melihat, sebagian teman temanku yang baru saja merayakan Natal lebih memilih untuk berkumpul dan berlutut di sekeliling Altar Gereja mereka. Dan aku tersentak mendengar sesuatu yang telah lama terlupakan … dengung senandung doa pengharapan, isak tangis kesedihan, ratapan muhasabah dan permohonan ampun melayang menembus angkasa .. aku melihat pilar pilar cahaya dari mereka yang menyendiri menjulang ke langit tingkat tujuh … di antara ledakan cahaya kembang api, di antara hingar bingar suara terompet, suara tawa dan tingkah polah bak orang kehilangan akal.
Yaa ALLAH, terima kasih atas petunjuk yang ENGKAU berikan! Sekarang aku mengerti dan memilih untuk bersama mereka yang menyendiri … bersunyi sunyi untuk bertemu denganMU.
Terus terang saya malu!
Saya ini ‘dikontrak’ sebagai seorang IT Support di sebuah perusahaan kelas dunia! Dipandang orang lain sebagai seorang yang ‘expert’ untuk masalah yang terkait dalam dunia komputer dan aplikasinya (GR nih)
Tapi … Komputer saya kena virus? Ugh … Alangkah tercabik cabiknya harga diri saya!
Cerita lengkapnya ada di blog sebelah!
Sebelumnya mohon maaf .. saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan lengah …..
Pernah dengar peribahasa ini? “ Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama … “ Wahh, bicara soal kematian lagi nih? Bagi sebagian orang mungkin akan menjadi sebuah topik pembahasan yang menyeramkan
Kita semua sadar (harus sadar) bahwa kehidupan di dunia ini tidak abadi. Suatu saat nanti, entah sebentar lagi, besok atau lusa, minggu depan mungkin? Kita semua harus memenuhi janji yang HAQ kepada TUHAN … berakhir di dunia ini dan kembali kepadaNYA yang telah menciptakan kita!
Beberapa hari lalu saya mempublikasikan sebuah manual tentang bagaimana cara mem-personalisasi Blog yang menggunakan blog hosting atau platform yang disediakan oleh BLOGSPOT.
Manual ini menjelaskan bagaimana cara agar anda bisa sedikit menghilangkan kesan ‘gratisan’ dengan cara meredirect blog anda ke domain berbayar WEB.ID dan juga membuat sebuah fasilitas email exclusive dengan menggunakan layanan dari GOOGLE APPS.
Download link bisa anda temukan di sini!

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Back
Void
Life « Default
Earth
Wind
Water
Fire
Light 